Minggu, 01 Juli 2012

Gaya Hidup Allah

Yohanes 17:23 (renungkan ay.20-23)
23. Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

(Baca pula Mazmur 133)

Dalam ayat sebelumnya Yesus baru saja berbicara mengenai "misi" 'Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikianlah pula Aku mengutus mereka ke dalam dunia (ay.18-19). Misi Yesus adalah salah satu tema dominan dari Injil ini dan diberikan sebagai pola bagi pengikut-Nya. Yesus memberikan teladan dengan menguduskan Diri (Kel.28:11) dan menjadi 'korban' (Kel 28:38; Bil 18:9). Ia mengkhususkan diri untuk melakukan kehendak Allah yang mana di titik ini berarti kematian. Yesus mati di kayu salib bukan hanya untuk menyelamatkan kita namun juga untuk mengkhususkan kita bagi pelayanan Allain dari itu yang unik dari bagian ini Yesus juga meneladankan Pola Hubungan-Nya, yaitu hubungan Bapa dan Anak yang akrab dan harmonis. Sejak dalam Kej 1:26 kita menemukan Allah Tritunggal bekerja bersama secara harmonis, dalam satu Pola yang sering disebut gaya hidup Allah/komunitas.

Karena Allah adalah kasih, Dia menghargai hubungan. Sifat dasarnya adalah relasional/ hubungan dan Ia mengidentifikasikan diri/menempatkan diri-Nya dalam istilah keluarga-Bapa, Anak dan Roh Kudus. Tritunggal adala hubungan Allah yang harmonis yang ditunjukkan sejak Kej 1:36 dimana kepada kita disingkapkan; Allah selalu berada dalam hubungan penuh kasih dengan diri-Nya sehingga Ia tidak pernah kesepian. Sekalipun Dia tidak memerlukan keluarga, namun Allah menginginkan, maka Allah merencanakan, mencipta serta menjadikan kita keluarga-Nya.

0 comments:

Posting Komentar